Legal Protection of Patients Due to Incomplete Informed Consent in Medical Practice

Authors

  • Khairunnisa Hanifati Zahra Universitas Komputer Indonesia
  • Wahyudi Universitas Komputer Indonesia

Keywords:

Perlindungan Hukum, Informed Consent, Tanggung Jawab Medis

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk perlindungan hukum bagi pasien, mengidentifikasi faktor penyebab ketidaklengkapan, serta menelaah tanggung jawab hukum dokter dan institusi kesehatan apabila ketidaklengkapan tersebut menimbulkan kerugian. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki kerangka perlindungan hukum yang kuat melalui UU No. 36 Tahun 2009, UU No. 29 Tahun 2004, dan UU No. 8 Tahun 1999. Ketidaklengkapan informed consent dapat berujung pada gugatan perdata berdasarkan Pasal 1365 KUH Perdata, pertanggungjawaban pidana berdasarkan Pasal 359–360 KUHP, serta sanksi disipliner dari Majelis Disiplin Profesi. Diperlukan edukasi berkelanjutan kepada tenaga medis dan evaluasi rutin rekam medis guna meminimalisasi risiko hukum serta meningkatkan kualitas keselamatan pasien.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amaliah, A., Wirabuana, A., & Arimbi, D. (2020). Perlindungan Hukum Bagi Tenaga Kesehatan Berdasarkan Perjanjian Terapeutik. Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia, 3(1).

Aryani, F. N., & Intarti, A. (2019). Pertanggungjawaban Hukum Atas Malpraktik Oleh Tenaga Medis Berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran. Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum, 18(1). https://doi.org/10.32816/paramarta.v18i1.66

Bachri, S., Nurnaeni, N., & Nabila, N. (2022). Aspek Hukum Kelengkapan Formulir Persetujuan Tindakan Kedokteran (Informed Consent). Jurnal Berita Kesehatan, 15(1). https://doi.org/10.58294/jbk.v15i1.96

Chen, J. H. C., Lim, W. H., & Howson, P. (2022). Changing landscape of dialysis withdrawal in patients with kidney failure: Implications for clinical practice. In Nephrology (Vol. 27, Number 7). https://doi.org/10.1111/nep.14032

Fitriana, D. (2023). The Role of Informed Consent as Legal Protection for Doctors in Conducting Medical Procedures. Sinergi International Journal of Law, 1(3). https://doi.org/10.61194/law.v1i3.101

Fitriana, D., & Dewi, A. S. (2025). Persetujuan Tindakan Medis (Informed Consent) Sebagai Upaya Perlindungan Hukum Bagi Dokter Dalam Melakukan Tindakan Medis. UNES Law Review, 8(1). https://doi.org/10.31933/unesrev.v8i1.2457

Gustina, N., Fauziah, F., & Agustina, R. S. (2022). Pemberian Informed Consent dalam Hal Perlindungan Hukum terhadap Tenaga Kesehatan. Sultan Jurisprudence: Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(1). https://doi.org/10.51825/sjp.v2i1.15780

Ichwan, H. N., Sumiyati, Y., Respati, T., Mufidi, F., & Wagiono, C. (2025). Akibat Hukum Ketidaklengkapan Informasi Pada Medical Checkup Yang Treadmill Testnya Tidak Terlaksana Dengan Alasan Medis. LITIGASI, 26(1). https://doi.org/10.23969/litigasi.v26i1.19783

Iserson, K. V. (2024). Informed consent for artificial intelligence in emergency medicine: A practical guide. In American Journal of Emergency Medicine (Vol. 76). https://doi.org/10.1016/j.ajem.2023.11.022

Kale, S., Gailot, A., Shyam, A., Srivastava, S., Vatkar, A., & Gehlot, O. (2025). Informed Consent: A Cornerstone of Ethical and Legal Orthopedic Practice. Journal of Clinical Orthopaedics, 10(1). https://doi.org/10.13107/jcorth.2025.v10i01.700

Lamkaruna, R., Sulaiman, S., & Fatahillah, F. (2025). Kedudukan Hukum Persetujuan Tindakan Medis Dalam Perjanjian Terapeutik Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan (Studi Pada Rumah Sakit Avicenna Bireuen). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 8(3). https://doi.org/10.29103/jimfh.v8i3.23061

Nadira, C. S., & Khairunnisa, C. (2023). Kedudukan Informed Consent Dalam Pelayanan Kesehatan di Indonesia. Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial Dan Humaniora, 1(1). https://doi.org/10.70193/cendekia.v1i1.8

Narendra, I., & Yustian, S. I. (2023). Kelengkapan Pengisian Informed Consent Terhadap Perlindungan Hukum Bagi Dokter dan Pasien. Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional.

Ng, I. K. S. (2024). Informed consent in clinical practice: Old problems, new challenges. Journal of the Royal College of Physicians of Edinburgh, 54(2). https://doi.org/10.1177/14782715241247087

Nurnaeni, N., & Bachri, S. (2024). Peran Hukum dalam Menjamin Hak atas Kesehatan: Analisis Perlindungan Hukum bagi Pasien di Indonesia. Jurnal Berita Kesehatan, 17(2). https://doi.org/10.58294/jbk.v17i2.204

Pallocci, M., Treglia, M., Passalacqua, P., Tittarelli, R., Zanovello, C., De Luca, L., Caparrelli, V., De Luna, V., Cisterna, A. M., Quintavalle, G., & Marsella, L. T. (2023). Informed Consent: Legal Obligation or Cornerstone of the Care Relationship? International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(3). https://doi.org/10.3390/ijerph20032118

Pradana, G. W., & Novianto, W. T. (2023). Analisis Perlindungan Hukum Bagi Pasien Dan Dokter Terkait Dugaan Malpraktek Dalam Transaksi Terapeutik. IBLAM LAW REVIEW, 3(3). https://doi.org/10.52249/ilr.v3i3.204

Pratiwi, I. A., Ardianto, E. T., Deharja, A., & Muflihatin, I. (2022). Analisis Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Informed Consent Di Rsud Dr. Abdoer Rahem Situbondo. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 3(3). https://doi.org/10.25047/j-remi.v3i3.2601

Putri, R. S. E., Kusumo, R., & Larasati, A. H. (2022). Analisis Kelengkapan Pengisian Informed Consent Di Ruang Rawat Inap Dewasa Rumah Sakit X Batam. Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal), 02(03).

Rahmadiliyani, N., & Widya Wati, N. W. K. (2022). Literature Review : Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Formulir Informed Consent di Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Indonesia, 13(1). https://doi.org/10.33657/jurkessia.v13i1.771

Rahmayani, M. R., Kartiko, B. H., & Nyandra, M. (2018). Analisis Pengaruh Kelengkapan Pengisian Informed Consent Pada Pasien Rawat Inap Terhadap Aspek Hukum Rekam Medis Di Rsud Provinsi Nusa Tenggara Barat. Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, Dan Sosial Humaniora (SINTESA), 1. https://doi.org/10.36002/snts.v1i0.1841

Risdawati, I. (2024). Legal Aspects in Implementing an Informed Consent System in Patient Health Practices. International Journal of Society and Law, 2(1).

Royani, A., Halimah, S. F., & Andhani, A. Z. (2023). Tinjauan Kelengkapan Informed Consent pada Kasus Bedah terhadap Aspek Hukum di Rumah Sakit Santosa Bandung Central. Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 3(2). https://doi.org/10.69503/medika.v3i2.493

Widiastuti, W., & Ropii, I. (2024). Implementasi Telemedis di Indonesia: Analisis Hukum Perlindungan Hak Pasien dan Tenaga Medis. Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum, 5(2).

Widjaja, G., Sijabat, H. H., & Dhanudibroto, H. (2025). Kewajiban Tenaga Kesehatan Dalam Memberikan Informed Consent: Kajian Literatur Etika Dan Hukum. Zahra: Journal Of Health And Medical Research, 5(2).

Wijayanti, R. A., & Amalia, R. P. (2023). Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Informed Consent Bedah Rawat Inap Rumah Sakit Paru Jember. Jurnal Kesehatan, 11(1).

Downloads

Published

2026-03-02

How to Cite

Zahra, K. H., & Wahyudi. (2026). Legal Protection of Patients Due to Incomplete Informed Consent in Medical Practice. Synergy: Journal of Governance and Public Policy, 1(1), 1–9. Retrieved from https://sinergijournal.id/index.php/sjgp/article/view/138