The Legal Status of the Fetus in IVF Technology: A Bioethical and Reproductive Health Law Perspective
Keywords:
Kedudukan Hukum, Bayi Tabung, BioetikaAbstract
Kemajuan teknologi reproduksi berbantu seperti bayi tabung (in vitro fertilization) telah menghadirkan tantangan baru dalam ranah hukum dan etika, khususnya terkait kedudukan hukum janin atau embrio yang terbentuk di luar rahim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan kedudukan hukum janin dalam teknologi bayi tabung ditinjau dari perspektif hukum kesehatan reproduksi di Indonesia, serta menganalisa dan mendeskripsikan pandangan bioetika terhadap perlindungan dan hak janin dalam proses teknologi bayi tabung. Metode yang digunakan adalah studi normatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedudukan hukum janin dalam teknologi bayi tabung di Indonesia masih belum diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kekosongan hukum ini menimbulkan ketidakpastian terkait perlindungan hak janin, khususnya pada tahap embrio sebelum ditanamkan. Sementara itu, pandangan bioetika terhadap perlindungan dan hak janin dalam proses teknologi bayi tabung menekankan bahwa embrio harus dihargai sebagai bentuk kehidupan yang memiliki nilai moral dan potensi manusiawi. Berdasarkan prinsip-prinsip bioetika yang dikemukakan oleh Beauchamp dan Childress yaitu autonomy, beneficence, non-maleficence, dan justice di mana setiap tindakan medis dalam program bayi tabung harus menjunjung tinggi tanggung jawab moral terhadap keberadaan dan nasib embrio. Dalam kondisi hukum yang belum mengatur secara tegas, prinsip-prinsip bioetika dapat menjadi pedoman normatif untuk menjamin perlakuan yang manusiawi, adil, dan etis terhadap janin serta menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai kemanusiaan.
Downloads
References
Cookson, R., & Dolan, P. (2000). Principles of justice in health care rationing. Journal of Medical Ethics, 26(5). https://doi.org/10.1136/jme.26.5.323
Dow, K. (2019). Looking into the Test Tube: The Birth of IVF on British Television. Medical History, 63(2), 189–208. https://doi.org/10.1017/mdh.2019.6
Efendi, J., & Rijadi, P. (2022). Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Kencana.
Endjun, J. J. (2019). Embrio Beku dalam Perspektif Etika dan Hukum. PT. Alumni.
Eskandari Kootahi, Z., Yazdani, N., Parsa, H., Erami, A., & Bahrami, R. (2023). Professional values and job satisfaction neonatal intensive care unit nurses and influencing factors: A descriptive correlational study. International Journal of Africa Nursing Sciences, 18(December 2022), 100512. https://doi.org/10.1016/j.ijans.2022.100512
Ghidini, A., Gandhi, M., McCoy, J., & Kuller, J. A. (2022). Society for Maternal-Fetal Medicine Consult Series #60: Management of pregnancies resulting from in vitro fertilization. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 226(3). https://doi.org/10.1016/j.ajog.2021.11.001
Hastuti, P., Azizah, N., Bangun, S., & Yanti. (2022). Etika Kebidanan Dan Hukum Kesehatan. In Yayasan Kita Menulis (Issue December).
Honkavuo, L. (2021). Ethics simulation in nursing education: Nursing students’ experiences. Nursing Ethics, 28(7–8). https://doi.org/10.1177/0969733021994188
Indar, Arifin, M. A., Amelia, R., & Ismaniar, L. (2019). Hukum dan Bioetik dalam Perspektif Etika dan Hukum Kesehatan. Deepublish.
Indriani, D., Suryana, D., S, F. P., Yuni, P., & Redjeki, F. (2025). Dimensi Etika Bisnis Dalam Pelayanan Kesehatan Berdasarkan Prinsip-Prinsip Bioetika. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi Dan Pendidikan, 4(5). https://doi.org/https://doi.org/10.54443/sibatik.v4i5.2718
Isnawan, F. (2019). Pelaksanaan Program Inseminasi Buatan Bayi Tabung Menurut Hukum Islam Dan Hukum Positif Indonesia. Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 4(2), 179–200. https://doi.org/https://doi.org/10.25217/jf.v4i2.558
Jiang, V. S., & Bormann, C. L. (2023). Artificial intelligence in the in vitro fertilization laboratory: a review of advancements over the last decade. In Fertility and Sterility (Vol. 120, Issue 1). https://doi.org/10.1016/j.fertnstert.2023.05.149
Kholiq, A., & Supriani, N. (2025). Fiqh Kesehatan dan Kedokteran Modern. KBM Indonesia.
Lahia, D. (2017). Aspek Hukum terhadap Bayi Tabung dan Sewa Rahim dari Perspektif Hukum Perdata. Lex Privatum, 5(4).
Latifah, Karinda, M., Vaira, R., Daiyah, I., & Tunggal, T. (2023). Hukum Bayi Tabung Dalam Agama Islam. Jurnal Hukum Dan Sosial, 1(1).
Maleki, A., Khalid, N., Rajesh Patel, C., & El-Mahdi, E. (2021). The rising incidence of heterotopic pregnancy: Current perspectives and associations with in-vitro fertilization. In European Journal of Obstetrics and Gynecology and Reproductive Biology (Vol. 266). https://doi.org/10.1016/j.ejogrb.2021.09.031
Mappaware, N. A., Syahril, E., Latief, S., Irsandi, F., Mursyid, M., Utami, D. F., & Ananda, F. (2020). Ultrasonografi Obstetri Dalam Prespektif Medis, Kaidah Bioetika Dan Islam. Wal’afiat Hospital Journal, 1(1). https://doi.org/10.33096/whj.v1i1.2
Mazzilli, R., Vaiarelli, A., Dovere, L., Cimadomo, D., Ubaldi, N., Ferrero, S., Rienzi, L., Lombardo, F., Lenzi, A., Tournaye, H., & Ubaldi, F. M. (2022). Severe male factor in in vitro fertilization: Definition, prevalence, and treatment. An update. In Asian Journal of Andrology (Vol. 24, Issue 2). https://doi.org/10.4103/aja.aja_53_21
Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram University Press.
Muntaha. (2022). Hukum Pidana Malpraktik: Pertanggungjawaban dan Penghapusan Pidana. Sinar Grafika.
Nabila, F., Savitry, N. S., & Adam, S. D. (2023). Perspektif Agama dan Kode Etik Kesehatan Terhadap Praktik Surrogacy dalam Konteks Keluarga yang Belum Memiliki Anak. Journal Islamic Education /, 1(4).
Nasikhin, Al Ami, B., Ismutik, & Albab, U. (2022). Teknologi Bayi Tabung Dalam Tinjauan Hukum Islam. MAQASIDI: Jurnal Syariah Dan Hukum. https://doi.org/10.47498/maqasidi.vi.914
Pesut, B., Greig, M., Thorne, S., Storch, J., Burgess, M., Tishelman, C., Chambaere, K., & Janke, R. (2020). Nursing and euthanasia: A narrative review of the nursing ethics literature. In Nursing Ethics (Vol. 27, Issue 1). https://doi.org/10.1177/0969733019845127
Putri, M. D. S., & Mashudi, M. C. (2025). Komparasi Praktik Sewa Rahim di Indonesia dan Iran dalam Perspektif Hukum Perdata dan Hukum Islam. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(4), 2424–2433. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i4.1542
Ramadhani, M. F., Septiandani, D., & Triasih, D. (2022). Status Hukum Keperdataan Bayi Tabung Dan Hubungan Nasabnya Ditinjau Dari Hukum Islam Dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Semarang Law Review (SLR), 1(1). https://doi.org/10.26623/slr.v1i1.2350
Rhumaisha, R. (2024). Fenomena Sewa Rahim (Surrogate Mother) dalam Perspektif Hukum dan Hak Asasi Manusia di Indonesia. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(4), 1658–1667. https://doi.org/https://doi.org/10.56799/jceki.v3i4.3900
Setyowati, T. (2024). Menelisik Kompromi Teologis dan Etis atas Polemik Penelitian dan Terapi Stem Cell Embrionik. Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies, 3(3). https://doi.org/10.21460/aradha.2023.33.1317
Tjoei, L. R. A., & Anastasya, V. J. P. (2024). Teknologi Reproduksi: Bayi Tabung dan Peran Rahim Pengganti. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(4), 40–48. https://doi.org/10.55606/detector.v2i4.4385
Varkey, B. (2021). Principles of Clinical Ethics and Their Application to Practice. In Medical Principles and Practice (Vol. 30, Issue 1). https://doi.org/10.1159/000509119
Williams, V. (2023). The ethics of using body mass index in in-vitro fertilization risk assessment. Bioethics, 37(9). https://doi.org/10.1111/bioe.13224
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Malakh Joy Barak Sucipto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










